Sepucuk Surat untuk Mei
Dear Mei ku
Lama kiranya kita tak berjumpa
Ada kah kau rindu pada ku ?
Oh aku selalu bertanya-tanya akan hal itu
Mei
Kau harus tahu
Bahwa aku selalu menunggu hadirmu
Dan aku takkan pernah letih untuk itu
Oh kawan
Kini 17 kali sudah pertemuan kita
Kau bayangkan sendiri kawan
Sungguh 17 bukanlah angka yang sedikit
Terima kasih Mei
Untuk setiap canda tawa yang kau beri
Untuk setiap luka yang kau hapus
Dan untuk pertemuan kita kali ini
Tahu kah kau Mei
Sekian lama kita tak bersua
Sekali bersua ingin rasanya tetap didekatmu
Ingin rasanya terus bersamamu
Ingatlah kawan
Aku akan selalu menunggu kehadiranmu lagi
Aku akan terus menunggu
Sampai saat pertemuan kita tak dapat ku hitung lagi
Bahkan sampai saat aku harus pergi
Oh Mei
Sudikah kiranya kau berjanji pada ku
Berjanjilah untuk tetap membuat ku bersyukur kawan
Atas segala kebahagiaan indah tak terperih ini
Dan atas setiap luka yang telah memudar
Berjanjilah untuk ku kawan!!!
Lama kiranya kita tak berjumpa
Ada kah kau rindu pada ku ?
Oh aku selalu bertanya-tanya akan hal itu
Mei
Kau harus tahu
Bahwa aku selalu menunggu hadirmu
Dan aku takkan pernah letih untuk itu
Oh kawan
Kini 17 kali sudah pertemuan kita
Kau bayangkan sendiri kawan
Sungguh 17 bukanlah angka yang sedikit
Terima kasih Mei
Untuk setiap canda tawa yang kau beri
Untuk setiap luka yang kau hapus
Dan untuk pertemuan kita kali ini
Tahu kah kau Mei
Sekian lama kita tak bersua
Sekali bersua ingin rasanya tetap didekatmu
Ingin rasanya terus bersamamu
Ingatlah kawan
Aku akan selalu menunggu kehadiranmu lagi
Aku akan terus menunggu
Sampai saat pertemuan kita tak dapat ku hitung lagi
Bahkan sampai saat aku harus pergi
Oh Mei
Sudikah kiranya kau berjanji pada ku
Berjanjilah untuk tetap membuat ku bersyukur kawan
Atas segala kebahagiaan indah tak terperih ini
Dan atas setiap luka yang telah memudar
Berjanjilah untuk ku kawan!!!
Komentar
Posting Komentar